Selasa, 17 Desember 2013

INSTRUMEN KEBIJAKAN FISKAL

INSTRUMEN KEBIJAKAN FISKAL

        I.            Instrumen Kebijakan Fiskal
Instrumen kebijakan fiskal adalah penerimaan dan pengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak. Jika mengubah tarif pajak yang berlaku  jelas akan mempengaruhi ekonomi, jika pajak diturunkan maka kemapuan daya beli masyarakat akan meningkat dan jika pajak diturunkan maka daya beli masyarakat akan akan menurun.
Adapun instrumen-instrumen nya antara lain:
1.       Anggaran defisit atau kebijakan fiscal ekspansif adalah kebijakan pemerintah untuk mebuat pengeluaran lebih besar dari pemasukan Negara guna member stimulus pada rekonomian
2.       Anggaran surplus atau kebijakan fiscal kontraktif adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pemasukannya lebih besar dari pengeluarannya
3.       Anggaran berimbang adalah kebijkan pemerintah yang menetapkan pengeluaran sama besar dengan pemasukan

      II.            Mekanisme Kerja Kebijakan Fiskal
1.       Pembiayaan fungsional
·         Pengeluaran pemerintah ditentukan dengan melihat akibat-akibat tidak langsung terhadap pendapatan nasional
·         Pajak dipakai untuk mengatur pengeluaran swasta, bukan untuk meningkatkan penerimaan pemerintah
·         Pinjaman dipakai sebagai alat untuk menekan insflasi lewat pengurangan dana yang ada yang ada di masyarakat
2.       Pengeluaran anggaran
·         Pengeluaran pemerintah, perpajakan dan pinjaman dipergunakan secara terpadu untuk mencapai kestabilan ekonomi
·         Dalam jangka panjang diusahakan belanja seimbang, pada masa depresi digunakan anggaran deficit dan dalam masa insflasi digunakan anggaran belanja surplus.
  
    III.            Pandangan Islam Tentang Instrumen Kebijakan Fiskal
Dalam islam kebijakan fiskal bertujuan untuk mengembangkan suatu masyarakat yag didasarkan atas distribusi kekayaan berimbang dengan nilai-nilai material dan spiritual pada tingakat yang sama. Pengenaan pajak dilakukan dari sisa nafkah dan dan harta orang-orang kaya

    IV.            Instrumen Kebijakan fiskal dalam Ekonomi Syariah
Dalam ekonomi islam kebijakan fiskal merupakan salah satu perangkat untuk mencapai tujuan syariah termasuk  meningkatkan kesejahteraan dengan tetap menjaga keimanan, kehidupan, intelektualitas, kekayaan, dan kepemilikan. Zakat merupakan instrument kebijakan fiskal. Dalam islam zakat mempunyai kedudukan yang sangat istimewa dan stategis karena merupakan pendapatan utama.

      V.            Perbandinagan Instrument Kebijakan Fiskal Konvensional dan Syariah
Anggaran belanja Negara terdiri dari penerimaan dan pengeluaran. Instrument kebijakan fiskal kebijakan yang diambil pemerintah untuk membelanjakn pendapatannya dalam merealisasikan tujuan-tujuan ekonomi. Adapun dalam islam kebijakan fiskal anggaran ini bertujuan utuk mengembangkan suatu masyarakat yang didasarkan atas distribusi kekayaan berimbang dengan nilai-nilai material dan spiritual pada tingkat yang sama.

    VI.            Kesimpulan
Instrument kebijakan fiskal adalah penerimaan dan pengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak. Adapun instrumen-instrumen nya antara lain: Anggaran defisit atau kebijakan fiscal ekspansif , anggaran surplus atau kebijakan fiscal kontraktif, dan anggaran berimbang.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar