I.
PENGERTIAN
Makro
ekonomi adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari peristiwa atau
masalah-masalah ekonomi secara keseluruhan berupa pengelolaan dan pengendalian
ekonomi secara nasional.
Sedangkan
makro ekonomi islam adalah cabang ilmu ekonomi yang menpelajari peristiwa atau
masalah masalah ekonomi secara keseluruhan berupa pengelolaan dan pengendalian
perekonomian sesuai ajaran islam.
II.
PERMASALAHAN MAKRO EKONOMI
Permasalahan
pokok dalam ekonomi makro dapat digolongkan ke dalam dua macam, yaitu:
1.
masalah ekonomi makro jangka pendek yang harus diatasi
setiap saat, masalah yang dimaksud adalah sebagai berikut :
a)
Masalah inflasi
Inflasi adalah suatu keadaan kecenderungan kenaikan
harga-harga secara umum dan terus-menerus.
Turunnya nilai uang, dan bukan naiknya harga seluruh
barang di sebut juga inflasi. Hal ini terjadi karena peredaran uang yang banyak
di masyarakat.
Masalah inflasi yang terjadi di Indonesia juga tidak
terlepas kaitannya dengan masalah krisis nilai tukar rupiah dan krisis
perbankan yang selama ini terjadi.
Inflasi dapat mengakibatkan redistribusi pendapatan di
antara anggota masyarakat, dapat menyebabkan penurunan efisiensi ekonomi, dan
dapat menyebabkan perubahan output dan kesempatan kerja dalam masyarakat.
Solusi dari ekonomi Islam agar uang yang beredar di
masyarakat bisa tetap jumlahnya, sehingga masyarakat tetap termudahkan
mendapatkan uang tersebut sebagai alat tukar adalah, dengan memberi hukuman
ta’zir yang menjerakan bagi para penimbun uang, penyimpan uang yang tidak
memiliki tujuan konsumsi di masa depan. Sehingga mereka dipaksa oleh pemerintah
untuk membelanjakan uang yang disimpan olehnya.
b)
Masalah pengangguran
Pengangguran terjadi karena jumlah tenaga kerja atau
angkatan kerja melebihi tingkat kesempatan kerja yang tersedia. Berdasarkan
tingkat pengangguran, dapat diketahui apakah perekonomian berada pada tingkat
kesempatan kerja penuh (full employment) atau tidak. Secara teoretis
perekonomian dianggap mencapai tingkat kesempatan kerja penuh apabila tenaga
kerja yang tersedia seluruhnya digunakan. Di negara kita upaya untuk menekan
tingkat pengangguran dilakukan melalui pengendalian tingkat pertumbuhan
penduduk. Program keluarga berencana merupakan salah satu alternatif untuk
menekan laju pertumbuhan penduduk. Hal ini disebabkan pembangunan ekonomi tidak
mempunyai arti jika dibarengi dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang terlalu
tinggi.
c)
Masalah ketimpangan dalam neraca pembayaran
Neraca pembayaran adalah neraca yang memuat ikhtisar
dari segala transaksi yang terjadi antara penduduk suatu negara dan penduduk
negara lain selama jangka waktu tertentu, dan biasanya satu tahun.
Transaksi dalam neraca pembayaran :
·
Ekspor impor barang dan jasa (termasuk perdangan
internasional)
·
Transaksi finansial seperti pemberian atau penerimaan
kredit Penanaman modal di luar negeri
·
Transaksi yang bersifat uniteral seperti Pembayaran
transfer dari orang-orang yang tinggal di luar negeri Bantuan dari luar negeri
Jika jumlah pembayaran tidak sama dengan penerimaan dari luar negeri maka
terjadi surplus atau defisit. Ketidakseimbangan ini menjadi masalah jika
ketidakseimbangannya cukup besar.
2.
Masalah Jangka Panjang (Masalah Pertumbuhan)
Masalah ini adalah bagaimana kita menyetir
perekonomian agar ada keserasian antara pertumbuhan penduduk, pertambahan
kapasitas produksi, dan tersedianya dana untuk investasi. Pada dasarnya
masalahnya juga berkisar pada bagaimana menghindari ketiga penyakit makro di
atas, tetapi perspektif waktunya lebih panjang ( 5 tahun, 10 tahun, atau bahkan
25 tahun).
III.
PEMECAHAN MASALAH
Dari
masalah ekonomi yang telah dipaparkar di atas, terdapat beberapa cara pemecahan
masalah dalam perekonomian, antara lain sebagai berikut:
a.
Masalah Jangka Pendek Pemecahan masalah ekonomi jangka
pendek dapat dilakukan dengan cara antara lain :
·
menurunkan tingkat bunga
·
mengenakan pajak impor
·
menurunkan pajak pendapatan atau pajak penjualan
·
menambah pengeluaran pemerintah
·
mengeluarkan obligasi pemerintah dan sebagainya.
b.
Masalah Jangka Panjang
Pemecahan masalah ekonomi jangka panjang harus
menerapkan kebijakan yang berkaitan dengan masalah jangka panjang, seperti
kebijakan yang berkaitan dengan kapasitas total perekonomian, jumlah penduduk
dan angkatan kerja, serta lembaga-lembaga sosial-politik-ekonomi yang ada.
Kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan pengeluaran pemerintah dan perpajakan
dikenal sebagai kebijakan fiskal. Kebijakan yang berkaitan dengan penawaran dan
permintaan uang dikenal dengan kebijakan moneter.
Daftar pustaka
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi 1 : Untuk
SMA dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.
tulisan "permasalahan ekonomi makro syari'ah" sudah di cek. nanti kita evaluasi di kelas dengan kawan-kawan lain.
BalasHapusby : agus barkah hamdani