Selasa, 01 Oktober 2013

permasalahan ekonomi makro syari'ah



       I.            PENGERTIAN
Makro ekonomi adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari peristiwa atau masalah-masalah ekonomi secara keseluruhan berupa pengelolaan dan pengendalian ekonomi secara nasional.
Sedangkan makro ekonomi islam adalah cabang ilmu ekonomi yang menpelajari peristiwa atau masalah masalah ekonomi secara keseluruhan berupa pengelolaan dan pengendalian perekonomian sesuai ajaran islam.

    II.            PERMASALAHAN MAKRO EKONOMI
Permasalahan pokok dalam ekonomi makro dapat digolongkan ke dalam dua macam, yaitu:
1.      masalah ekonomi makro jangka pendek yang harus diatasi setiap saat, masalah yang dimaksud adalah sebagai berikut :
a)      Masalah inflasi
Inflasi adalah suatu keadaan kecenderungan kenaikan harga-harga secara umum dan terus-menerus.
Turunnya nilai uang, dan bukan naiknya harga seluruh barang di sebut juga inflasi. Hal ini terjadi karena peredaran uang yang banyak di masyarakat.
Masalah inflasi yang terjadi di Indonesia juga tidak terlepas kaitannya dengan masalah krisis nilai tukar rupiah dan krisis perbankan yang selama ini terjadi.
Inflasi dapat mengakibatkan redistribusi pendapatan di antara anggota masyarakat, dapat menyebabkan penurunan efisiensi ekonomi, dan dapat menyebabkan perubahan output dan kesempatan kerja dalam masyarakat.
Solusi dari ekonomi Islam agar uang yang beredar di masyarakat bisa tetap jumlahnya, sehingga masyarakat tetap termudahkan mendapatkan uang tersebut sebagai alat tukar adalah, dengan memberi hukuman ta’zir yang menjerakan bagi para penimbun uang, penyimpan uang yang tidak memiliki tujuan konsumsi di masa depan. Sehingga mereka dipaksa oleh pemerintah untuk membelanjakan uang yang disimpan olehnya.
b)      Masalah pengangguran
Pengangguran terjadi karena jumlah tenaga kerja atau angkatan kerja melebihi tingkat kesempatan kerja yang tersedia. Berdasarkan tingkat pengangguran, dapat diketahui apakah perekonomian berada pada tingkat kesempatan kerja penuh (full employment) atau tidak. Secara teoretis perekonomian dianggap mencapai tingkat kesempatan kerja penuh apabila tenaga kerja yang tersedia seluruhnya digunakan. Di negara kita upaya untuk menekan tingkat pengangguran dilakukan melalui pengendalian tingkat pertumbuhan penduduk. Program keluarga berencana merupakan salah satu alternatif untuk menekan laju pertumbuhan penduduk. Hal ini disebabkan pembangunan ekonomi tidak mempunyai arti jika dibarengi dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang terlalu tinggi.
c)      Masalah ketimpangan dalam neraca pembayaran
Neraca pembayaran adalah neraca yang memuat ikhtisar dari segala transaksi yang terjadi antara penduduk suatu negara dan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu, dan biasanya satu tahun.
Transaksi dalam neraca pembayaran :
·         Ekspor impor barang dan jasa (termasuk perdangan internasional)
·         Transaksi finansial seperti pemberian atau penerimaan kredit Penanaman modal di luar negeri
·         Transaksi yang bersifat uniteral seperti Pembayaran transfer dari orang-orang yang tinggal di luar negeri Bantuan dari luar negeri Jika jumlah pembayaran tidak sama dengan penerimaan dari luar negeri maka terjadi surplus atau defisit. Ketidakseimbangan ini menjadi masalah jika ketidakseimbangannya cukup besar.
2.      Masalah Jangka Panjang (Masalah Pertumbuhan)
Masalah ini adalah bagaimana kita menyetir perekonomian agar ada keserasian antara pertumbuhan penduduk, pertambahan kapasitas produksi, dan tersedianya dana untuk investasi. Pada dasarnya masalahnya juga berkisar pada bagaimana menghindari ketiga penyakit makro di atas, tetapi perspektif waktunya lebih panjang ( 5 tahun, 10 tahun, atau bahkan 25 tahun).

 III.            PEMECAHAN MASALAH
Dari masalah ekonomi yang telah dipaparkar di atas, terdapat beberapa cara pemecahan masalah dalam perekonomian, antara lain sebagai berikut:
a.       Masalah Jangka Pendek Pemecahan masalah ekonomi jangka pendek dapat dilakukan dengan cara antara lain :
·         menurunkan tingkat bunga
·         mengenakan pajak impor
·         menurunkan pajak pendapatan atau pajak penjualan
·         menambah pengeluaran pemerintah
·         mengeluarkan obligasi pemerintah dan sebagainya.
b.      Masalah Jangka Panjang
Pemecahan masalah ekonomi jangka panjang harus menerapkan kebijakan yang berkaitan dengan masalah jangka panjang, seperti kebijakan yang berkaitan dengan kapasitas total perekonomian, jumlah penduduk dan angkatan kerja, serta lembaga-lembaga sosial-politik-ekonomi yang ada. Kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan pengeluaran pemerintah dan perpajakan dikenal sebagai kebijakan fiskal. Kebijakan yang berkaitan dengan penawaran dan permintaan uang dikenal dengan kebijakan moneter.




Daftar pustaka
Eko, Yuli. 2009. Ekonomi 1 : Untuk SMA dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional : Jakarta.

1 komentar: